Fans Club, Film Pendek Tentang Nafas Band Legenda Indonesia

JOgjakarta Slank Festival #2Bidadari Penyelamat JogjakartaSlanker saat konser SlankSlanker saat konser SlankPotongan film pendek Fans ClubPotongan film pendek Fans Club

Jangan kaget jika datang di konser Tulus tetapi bendera Slank yang berkibar. Atau jangan gumun jika Slank akan manggung satu hari di satu kota tapi penggemarnya (yang berasal dari berbagai kota) sudah berkeliaran di jalanan sejak beberapa hari sebelumnya. Begitulah Slanker -sebutan penggemar Slank- mereka loyal, solid, dan besar.

Artis besar lahir dari penggemar yang terus tumbuh dan loyal. Keberadaan penggemar menjadi nafas bagi sebuah bintang untuk tetap bertahan di dunia hiburan. Slank merupakan band besar Indonesia yang memiliki nafas panjang. Mereka sadar betul keberadaan penggemar dan pengaruh besarnya. Kesadaran inilah yang melahirkan fans club musik terbesar dan tersolid di Indonesia.

Lahir dari inisiatif Bunda Iffet selaku manager Slank untuk memberdayakan komunitas yang besar ini, maka lahirlah Slank Fans Club (SFC). Diawali di Malang lalu SFC berkembang di berbagai kota di Indonesia bahkan manca negara. Dalam perkembangannya fans club tidak sekedar menjadi ruang berkumpul orang-orang yang memiliki kesamaan junjungan, berbagai dinamika dan lika-liku tumbuh di dalamnya.

Menceritakan kehidupan para penggemar garis keras ini Slankers Fans Club – Minoritas Slankers Jogjakarta(SFC-MSJ) bekerjasama dengan Pehagengsi memproduksi sebuah film pendek yang berjudul ‘Fans Club’. Film pendek pertama karya komunitas MSJ yang disutradarai oleh Wahyu Syafaat ini menceritakan tentang kehidupan sebuah komunitas dan seorang fans. Dalam cerita tersebut terdapat pesan-pesan edukasi yang ditujukan kepada komunitas diantaranya pentingnya penerbitan Kartu Tanda Anggota, jiwa respect ke sesama penikmat musik, dan mengajarkan untuk menghargai sebuah karya atau pertunjukan. Komunitas apapun bisa menjadi energi positif untuk masyarakat luas.

Lahirnya film pendek ini bekerjasama dengan rumah produksi Pehagengsi yang dengan konsisten berusaha untuk terus berkarya walaupun hanya dengan modal sosial. Komitmennya adalah untuk memberikan pilihan kanal distribusi pengetahuan kepada khalayak.

Fans Club akan tayang perdana di Yogyakarta pada acara Jogjakarta Slanker Festival #2 di Taman Budaya Yogyakarta, Selasa 6 November 2018. Launching dan Screening Film juga akan dilanjutkan di kota-kota lainnya. 

Facebook Comments