uN8jbYNebNM

Sekoci.net – Pemerintah telah menetapkan Visi Indonesia 2045 dengan target Indonesia masuk dalam jajaran 5 negara kuat secara ekonomi. Visi ini dapat dicapai dengan empat pilar pembangunan yaitu pembangunan manusia dan penguasaan ilmu pengetahuan teknologi; pembangunan ekonomi berkelanjutan; pemerataan pembangunan dan; ketahanan nasional dan tata kelola pemerintahan.

Guna mencapai tujuan tersebut Kementerian Keuangan Republik Indonesia memfasilitasi dan mengedukasi milenial untuk mengembangkan diri melalui acara Ministry of Finance (MOFEST) 2019. Hal tersebut penting mengingat generasi muda memiliki posisi penting sebagai penerus dan penentu kemajuan Indonesia pada 2045. Acara tersebut berlangsung pada 28 September 2019 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta setelah sebelumnya sukses di Pekanbaru, Pontianak, Kendari, dan Surabaya.

Salah satu sesi MOFEST Talk menghadirkan Mila Rosinta (Choreographer, Dancer, dan Owner Mila Art Dance School) dan Marzuki ‘Kill The DJ’ (Musisi dan Founder Jogja Hip Hop Foundation) untuk membagikan pengalaman dan inspirasi mereka dalam membawa karya lokal ke kancah internasional.

Sesi tersebut disambung dengan diskusi tentang masa depan Indonesia yang diisi oleh GKR Hayu (Putri Sultan HB X), Dionysius Lucas Hendrawan (Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak DIY), dan Heru Pudyo Nugroho (Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan DIY). Dalam kesempatan tersebut, para narasumber menyampaikan tentang pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk menuju Indonesia Emas 2045 dan bagaimana para pemuda ikut berkontribusi serta turut mengawasi pembangunan negara.

Kepala Sub Bagian Edukasi Publik, Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu RI, Reza Sahili Amran, mengatakan pada rentang 2030 hingga 2045 Indonesia akan mengalami bonus demografi dengan 70 persen dari total populasinya berada dalam usia produktif. Artinya milenial saat ini akan menjadi aktor penentu dengan menjadi pemimpin, entrepreneur, CEO dan menempati posisi-posisi strategis lainnya pada 2045. “MOFEST ini ingin mengajak mereka untuk aware dan peduli bahwa merekalah yang akan bertugas memajukan bangsa ini,” ujar Reza.

Ia menambahkan MOFEST juga menjadi wadah anak muda untuk menyampaikan aspirasi mengenai pengelolaan keuangan negara dan memberi kesempatan untuk lebih memahami pengelolaan APBN dan #uangkita sehingga dapat turut berkontribusi dan mengawasi penggunaan APBN.

Pada sesi terakhir, turut hadir Didi Kempot dan Erix Soekamti, dua orang musisi yang membagikan inspirasi tentang bagaimana menyadari potensi diri, menekuni kegemaran untuk menuju kesuksesan dan juga tips bagaimana menciptakan inovasi berwirausaha di tengah modernisasi industri musik. MOFEST 2019 ditutup dengan penampilan Didi Kempot di atas panggung yang disambut joged meriah para penonton. (Vemelinda/Dwi Doko)

 

 

Facebook Comments