News 

Begini Cara Pasar Tradisional Menghadapi Persaingan Pasar Modern

Yogyakarta – Memeriahkan hari jadi Kota Yogyakarta ke-626, paguyuban pedagang pasar menggelar Grebeg Pasar Tradisional yang diawali di Pasar Bringharjo dan berakhir di Pasar Ngasem pada Sabtu (20/10/2018). Tujuan dari kegiatan ini adalah ingin menunjukkan kepada masyarakat Yogyakarta bahwa pasar tradisional masih bertahan ditengah menjamurnya pasar modern. Salah satu strategi pasar tradisional di era modern ini adalah dengan tetap mengusung kelokalan dan tradisinya. Wakil Walikota Yogyakarta, Heru Poerwadi, mengatakan grebeg pasar ini untuk menunjukkan komoditi yang diperjualbelikan di pasar-pasar tradisional. Antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini menunjukkan…

Read More
News 

Apem Sebanyak 1,5 Ton Direbutkan Warga Wonolelo

Yogykarta – Puncak upacara adat Ki Ageng Wonolelo berlangsung pada Jumat 19 Oktober 2018 di Pondok Wonolelo Widodomartani Ngemplakrta, Sleman, Yogyaka dengan memperebutkan 1,5 ton apem bagi pengunjung. Kegiatan yang telah berlangsung sebanyak 51 ini untuk memperingati perjuangan Ki Ageng Wonolelo di masa silam. Selain itu kegiatan ini juga untuk mendukung wisata budaya di Kabupaten Sleman.

Read More
News 

10 Ribu Kincir Angin di Spot Wisata Taman Dewari

Magelang – Sebuah kawasan wisata baru yang berada di wilayah Magelang, Jawa Tengah cukup menarik perhatian masyarakat. Kawasan yang diberi nama Taman Dewari ini menyajikan pemandangan indah dengan 10 ribu kincir angin yang ditanam di area seluas 4000 meter. Kincir angin ini terbuat dari plastik yang disusun membentuk pola tertentu diantaranya bunga matahari dan aliran sungai. Pola-pola tersebut dapat diihat dari gardu pandang yang disiapkan oleh pengurus wisata. Untuk masuk ke kawasan tersebut dikenai tarif 10 ribu – 25 ribu. Kawasan ini bisa menjadi alternatif wisata di Magelang selain Gereja…

Read More
News 

Unik – Pentas Wayang Suket Tampilkan Legenda Timun Mas

Yogyakarta – Pertunjukan wayang identik dengan wayang kulit padahal Indonesia memiliki kekayaan lain yang tidak kalah menarik yaitu wayang suket. Wayang ini menggunakan medium rumput (dalam bahasa Jawa: suket) sebagai ganti kulit untuk membentuk ornamen tokoh-tokoh dalam wayang. Wayang suket biasanya dibuat untuk permainan sekaligus penyampaian cerita wayang pada anak-anak, hal ini terkait dengan pembuatan wayang kulit yang cenderung mahal, wayang suket menjadi alternatif untuk bermain anak-anak di pedesaan Jawa. Tampil pada penutupan Pasar Yakopan Minggu (30/09/2018), Gaga Rizky, pendalang sekaligus pembuat Wayang Suket, tidak ingin keberadaan wayang suket dilupakan.…

Read More