RXy-5i4jgMw

Yogyakarta – Komunitas pecinta satwa Animal Friends Jogja (AFJ) melakukan aksi menolak sirkus lumba-lumba di Titik Nol Yogyakarta pada Sabtu (3/11/2018). Mereka menolak eksploitasi satwa liar khususnya lumba-lumba yang dijadikan tontonan untuk mendatangkan keuntungan.

Lumba-lumba merupakan satwa liar yang hidup di laut lepas. Di habitatnya mereka mampu bertahan hidup hingga 40 tahun, sedangkan di kolam mereka hanya mampu hidup untuk 5 tahun.

Direktur AFJ. Banditz Shaggydog mengatakan sirkus lumba-lumba merupakan pembodohan terhadap anak bangsa. Lumba-lumba dilatih untuk menuruti perintah sang pawang dengan dibiarkan lapar. Dipaksa menampilkan atraksi untuk menghibur penonton yang telah merogoh koceknya dan menjadi sumber uang bagi segelintir orang.

AFJ menyoroti perizinan sirkus lumba-lumba di Sekaten 2018. Dua tahun terakhir sirkus lumba-lumba keliling sudah tidak ada di Yogyakarta tetapi tahun ini hadir kembali.

Facebook Comments